Metode Didaktik

 

BAB 1 PENGERTIAN DIDAKTIK

 

1.      Pengertian Didaktik

Didaktik berasal dari kata yunani “didoskein” yang berarti pengajaran atau pembelajaran yaitu aktifitas yang menyebabkan timbulnya kegiatan dan kecakapan baru pada orang lain. Di Indonesia didaktik berarti ilmu mengajar, maka pengertian didaktik mengandung pengertian yang sangat luas, pengertian didaktik akan difokuskan pada bagaimana perlakuan guru dalam proses belajar mengajar tersebut. Mengajar menurut pengertian modern adalah aktivitas guru dalam organisasikan lingkungan dan mendekatkannya kepada anak didik sehingga terjadi proses belajar ( nasution:1935:5)

Ilmu tentang mengajar disebut didaktik. Dalam mengajar, guru tidak hanya dituntut untuk menanamkan pengetahuan dan kecakapan kepada pelajar tetapi juga mendorong terjadinya proses belajar. Oleh sebab itu, didaktik adalah ilmu yang membahas tentang kegiatan proses mengajar yang menimbulkan proses belajar.[2]

Tiap usaha mengajar sebenarnya ingin menumbuhkan atau menyempurnakan pola laku tertentu dalam diri peserta didik. Yang dimaksud dengan pola laku adalah kerangka dasar dari sejumlah kegiatan yang lazim dilaksanakan manusia untuk bertahan hidup dan untuk memperbaiki mutu hidupnya dalam situasi nyata. Kegiatan itu bisa berupa kegiatan rohani, misalnya mengamati, menganalisis, dan menilai keadaan dengan daya nalar, bisa juga berupa kegiatan jasmani, yang dilakukan dengan tenaga dan keterampilan fisik. Umumnya manusia bertindak secara manusiawi apabila kedua jenis kegiatan tersebut dibuat secara terjalin dan terpadu.[4]

Di samping menumbuhkan dan menyempurnakan pola laku, pengajaran juga menumbuhkan kebiasaan. Kebiasaan dapat dirumuskan sebagai keterarahan, kesiapsiagaan di dalam diri manusia untuk melakukan kegiatan yang sama atau serupa atas cara yang lebih mudah, tanpa memeras atau memboros tenaga. Kebiasaan akan timbul justru apabila kegiatan manusia, baik rohani maupun jasmani dilakukan berulang kali dengan sadar dan penuh rintangan.[5]

Bertolak pengertian di atas, keberhasilan mengajar tentunya harus diukur dari bagaimana partisipasi anak dalam proses belajar mengajar dan seberapa jauh hasil yang telah dicapainya. Dalam menjawab dua permasalahan tersebut, ahli-ahli didaktik mengarahkan perhatiannya pada tingkah laku guru sebagai organisator proses belajar mengajar, maka timbullah prinsip-prinsip didaktik atau azas-azas didaktik ialah prinsip-prinsip, kaidah mengajar yang dilaksanakan oleh guru secara maksimal, agar lebih berhasil.[6]

 

Secara garis besar didaktik dibagi menjadi 2, yakni :

 

1. Didaktik umum

 

2. Didaktik khusus

 

Didaktik umum memberikan prinsip-prinsip yang bersifat umum dan berkenaan dengan penyajian bahan pelajar. Diantara prinsip-prinsip pengajaran tersebut : Minat, perhatian, motivasi, appersepsi, lingkungan, individualitas, aktivitas, peragaan, korelasi dan konsentrasi. Prinsip-   prinsip pengajaran berlaku atau seyogianya dapat diterapkan dalam semua bidang study yang diajarkan.

 

Didaktik khusus membicarakan tentang cara mengajarkan sesuatu mata pelajaran tertentu dimana prinsip-prinsip umum pengajaran juga diterapkan dalam proses belajar mengajar yang dilakukan. Penerapan didaktik khusus sangat diperlukan dalam pengajaran, karena setiap bidang study yang diajarkan memiliki karakteristik yang berbeda satu dengan lainnya, dan guru harus dapat memilih metode apa yang sesuai digunakan dalam kegiatan belajar mengajar bidang study tertentu,hal ini tergantung pada ciri-ciri khas bidang study yang diajarkan disamping memperhatikan faktor-faktor lainnya.

 

Didaktik khusus juga disebut dengan metodik atau disebut juga metodologi pengajaran.metodik berasal dari bahasa yunani yaitu metodos yang berarti mengajar,menyelidiki,cara melakukan suatu prosedur. Metodik dibagi menjadi 2: 

 

1. Metodik umum

 

2. Metodik khusus(S.Nasution,1982:5)

 

Metodik umum membicarakan tentang cara-cara mengajarkan suatu jenis pelajaran secara garis besarnya saja.dalam metodik umum tersebut juga dibicarakan beberapa aspek,antara lain:

 

1. Rencana pelajaran

 

2. Jalannya pelajaran

 

3. Sikap dan gaya mengajar(style)

 

4. Bentuk pengajaran dan metode-metode mengajar

 

5. Alat dan media yang dipakai,dsb.

 

Metodik khusus membicarakan tentang pengetahuan yang membahas cara-cara mengajarkan suatu jenis materi pelajaran tertentu secara mendetail artinya diuraikan sampai kepada bagian-bagian yang terkecil.

 

2.     Pengertian Metode

Secara harfiah “Metodik” itu berasal dari kata metode (method). Metode berarti suatu cara kerja yang sistematik dan umum, seperti cara kerja ilmu pengetahuan. Ia merupakan jawaban atas pertanyaan “Bagaimana”. Metodik (methodentic) sama artinya dengan metodologi, (methodology), yaitu suatu penyelidikan yang sistematis dan formulasi metode-metode yang akan digunakan dalam penelitian.

Metodik khusus berarti suatu penyelidikan khusus untuk suatu proyek. Dalam hal ini metodik adalah suatu cara dan siasat penyampaian bahan pelajaran tertentu dari suatu mata pelajaran agar siswa dapat mengetahui, memahami, mempergunakan dan dengan kata lain menguasai bahan perlajaran tersebut

Metode mengajar itu adalah suatu teknik penyampaian bahan pelajaran kepada murid. Ia dimaksudkan agar murid dapat menangkap pelajaran dengan mudah, efektif dan dapat dicerna oleh anak dengan baik. Oleh karena itu terdapat berbagai cara yang dapat ditempuh. Dalam memilih cara atau metode ini guru dibimbing oleh filsafat pendidikan yang dianut guru dan tujuan pelajaran yang hendak dicapai. Di samping itu penting pula memperhatikan hakikat anak didik yang hendak dididik, dan bahan pelajaran yang hendak disampaikan. Jadi metode itu hanyalah menentukan prosedur yang akan diikuti.

Dan penjelasan-penjelasan di atas, maka dalam metode, metodik dan metodologi mengandung unsur-unsur pengertian, antara lain sebagai berikut:

a.       Metode

·         Cara kerja yang sistematis dan umum.

·         Cara kerja yang sistematis dan umum, terutama dalam mencapai kebenaran ilmiah.

·         Cara kerja yang bersistem untuk memudahkan pelaksanaan kegiatan guna mencapai tujuan yang ditentukan.

b.      Metodik

·         Ada yang menyebut dengan metode mengajar.

·         Disebut juga sebagai didaktik khusus, yaitu cara guru menyajikan bahan pelajaran kepada pelajar.

·         Adalah suatu cara dan siasat penyampaian bahan pelajaran tertentu, dari suatu mata pelajaran, agar siswa dapat menguasai bahan pelajaran tersebut.

·         Cara atau teknik penyampaian yang digunakan guru untuk menyampaikan pelajaran kepada pelajar/ murid.

·         Berfungsi sebagai alat untuk menciptakan proses belajar mengajar.

c.       Metodologi

·         Ilmu tentang metode.

·         Suatu penyelidikan/ penelitian yang sistematis dan formulasi/ perumusan metode yang akan digunakan dalam penelitian (ilmiah)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dokumentasi Karnaval RISMANA 18 th

Rangkuman Langkah penyusunan RPP